1. Halusinasi dengar
Ucapan atau suara yang didengar oleh klien, tetapi
tak didengar dan tak ada hubungannya
denagn obyek realita. Suara itu sering mencaci maki orang lain. Sering kali
suara itu merupakan proyeksi dari ketidakmampuan klien menerima persepsi dari
dalam dirinya yang kemudian dihibungkan dengan kekuatan luar. Contoh: Klien
wanita mengalami kecemasan danm rasa bersalah untuk aborsinya yang telah
dilakukan, ia mendengar Tuhan menghinanya karena tingkah laku seksual dan
abortusnya. Halusinasi
dengar sering terjadi pada skizofrenia.
2. Halusinasi lihat
Bayangan atau sensasi visual yang dialami oleh
klien tanpa adanya stimulus eksternal. Klien mungkin melihat bayangan dari
figur obyek atau kejadian yang aneh sekali, menakutkjan atau menimbulkan rasa
nyaman. Contoh : Klien laki-laki sering melihat dirinya dan keluarganya
ditempakl mati oleh regu penembak untuk kejajhatan yang tidak diketahui.
Gambaran ini melintas di depan matanya seperti layaknya menonton film.
Halusinasi lihat sering terjadi pada klien dengan gangguan mental organik
3. Halusinasi bau atau hirup
Bau-bauan yang tercium berasal dari tempat yang
spesifik atau tidak bisa diketahui. Contoh : Klien wanita merasa ia mempunyai
personalitas yang busuk, ia mengeluh mencium daging busuk dan rambut yang
terbakar berasal dari dirinya atau orang lain disekitarnya. Halusinasi ini
sering terjadi pada seizure disorder.
4. Halusinasi kecap
Yaitu rasa yang dialami tanpa ada dasarnya. Contoh :
Klien laki-laki merasa isterinya teklah membuatnya menderita. Setiap kali ia
makan yang telah disiapkan oleh istewrinya ia merakan pahit di mulutnya.
Halusinasi ini sering terjadi pada seizured disorder.
0 komentar:
Posting Komentar